Metamorphosys

Instagram kini bukan hanya tempat berbagi foto dan video, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun personal branding, promosi bisnis, hingga menyimpan momen penting dalam hidup. Namun, popularitas ini juga menjadikan Instagram target empuk bagi para peretas. Banyak kasus akun yang diretas lalu digunakan untuk spam, penipuan, atau bahkan dijual.

Untuk mencegah hal-hal tersebut, pengguna perlu memahami langkah-langkah menjaga keamanan akun. Berikut delapan cara efektif yang bisa kamu terapkan agar akun Instagram lebih aman:


1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat

Kata sandi adalah gerbang pertama keamanan akun. Kesalahan umum yang masih sering dilakukan adalah menggunakan kata sandi sederhana seperti 123456, tanggal lahir, atau nama lengkap. Hal ini sangat berisiko karena mudah ditebak.

Tips membuat kata sandi yang aman:

  • Jangan gunakan kata sandi yang sama dengan akun lain.

  • Kombinasikan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.

  • Hindari hal-hal mudah ditebak, seperti nama hewan peliharaan atau ulang tahun.

Jika sulit mengingat, gunakan aplikasi password manager agar tetap praktis sekaligus aman.


2. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)

Autentikasi dua faktor menambahkan lapisan keamanan ekstra. Meski peretas berhasil mengetahui kata sandi, mereka tetap membutuhkan kode tambahan untuk masuk ke akunmu.

Instagram menyediakan dua metode:

  • Kode SMS: lebih mudah, tapi rentan penyadapan.

  • Aplikasi autentikasi: seperti Google Authenticator atau Authy, yang lebih aman dan disarankan.

Kamu bisa mengaktifkannya di Pengaturan > Keamanan > Autentikasi Dua Faktor.


3. Lindungi Email yang Terhubung

Email yang terhubung ke Instagram adalah pintu utama untuk reset kata sandi. Jika email diretas, akun Instagram juga bisa diambil alih.

Pastikan emailmu aman dengan langkah berikut:

  • Gunakan kata sandi yang kuat dan berbeda dari akun lain.

  • Aktifkan autentikasi dua faktor di email.

  • Tambahkan nomor telepon untuk pemulihan akun.


4. Waspada dengan Link Mencurigakan

Metode phishing adalah cara paling sering digunakan peretas. Mereka menyamar lewat DM, komentar, atau email yang terlihat seolah dari Instagram.

Tips menghindarinya:

  • Jangan klik link mencurigakan di DM atau komentar dari orang tidak dikenal.

  • Hindari login lewat website atau aplikasi pihak ketiga yang tidak resmi.

  • Ingat, Instagram tidak pernah meminta kata sandi melalui email atau pesan.


5. Periksa Perangkat yang Terhubung

Instagram memiliki fitur untuk memantau perangkat yang login ke akunmu. Caranya, masuk ke Pengaturan > Keamanan > Aktivitas Login.

Jika ada perangkat asing atau mencurigakan, segera:

  • Hapus akses perangkat tersebut.

  • Ubah kata sandi akun sesegera mungkin.


6. Perbarui Aplikasi secara Rutin

Setiap pembaruan aplikasi biasanya membawa perbaikan keamanan. Jika masih menggunakan versi lama, akunmu bisa lebih rentan terhadap celah keamanan yang sudah ditutup di versi terbaru.

Aktifkan pembaruan otomatis di smartphone agar aplikasi selalu up-to-date.


7. Jangan Bagikan Informasi Pribadi Sembarangan

Mengumbar terlalu banyak informasi pribadi dapat dimanfaatkan oleh peretas untuk melakukan rekayasa sosial (social engineering).

Langkah aman yang bisa dilakukan:

  • Jangan mempublikasikan alamat email atau nomor telepon pribadi di profil publik.

  • Gunakan email khusus untuk bisnis atau kerja sama, bukan email utama.

  • Sesuaikan pengaturan privasi akun sesuai kebutuhan.


8. Gunakan Fitur “Login Alerts”

Instagram menyediakan notifikasi keamanan berupa peringatan jika ada login dari perangkat baru. Fitur ini sangat berguna untuk mendeteksi akses mencurigakan sejak dini.

Dengan mengaktifkan Login Alerts, kamu bisa segera bertindak jika ada orang lain mencoba masuk ke akunmu.


Kesimpulan

Keamanan akun Instagram bukan hanya tentang melindungi foto dan video pribadi, tetapi juga identitas digital serta data penting lainnya. Dengan menerapkan delapan langkah di atas — mulai dari kata sandi yang kuat, aktivasi autentikasi dua faktor, hingga kewaspadaan terhadap link mencurigakan — kamu bisa meminimalkan risiko peretasan.

Ingat, menjaga keamanan akun adalah investasi jangka panjang. Jangan tunggu sampai akun diretas untuk bertindak, lebih baik cegah sejak awal agar pengalaman bermedia sosial tetap aman dan nyaman.

Categories: BlogTips & Trick

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 4 =