Metamorphosys

Menganalisa performa dari suatu merek merupakan sesuatu hal yang perlu dilakukan oleh perusahaan. Dengan begitu, perusahaan tersebut mampu menentukan strategi dan mengembangkan mereknya ke arah yang lebih baik. Berdasarkan Top Brand Index, pengukuran performa dilakukan melalui Mind Share, Market Share, dan Commitment Share.

Mengenal Top Brand

Sebelum masuk ke dalam pembasan ketiga indeks tersebut, Top Brand sendiri telah menjadi pelopor sejak tahun 2000. Ini adalah ajang penghargaan bagi merek-merek yang berada di Indonesia. Memiliki lebih dari 500 kategori penghargaan – Ajang inin diadakan dua kali dalam setahun, yakni Top Brand Award Fase 1 dan 2.

Kini, 90% dari pelanggan mengenali logo Top Brand, baik ada pada kemasan produk maupun iklan televisi. Pemberian logo ini adalah bukti bahwa suatu merek telah berhasil atau mencapai kualifikasi yang ditentukan. Keberhasilan dalam mendapatkan logo ini, merupakan keuntungan bagi merek atau produk tersebut untuk lebih dikenal, dipilih, dan dipercaya.

Metodologi Survei

Top Brand Award menggunakan metodologi survei yang dilakukan tiga kali dalam setahun dan mengambil tempat di 15 kota besar di Indonesia; Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Medan, Palembang, Pekanbaru, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Manado, dan Denpasar. Surveinya terbagi menjadi tiga, yaitu Fase 1, 2, dan Top Brand for Kids & Teens. Metodologi surveinya akan dijelaskan per bagian seperti berikut.

Top Brand Award Fase 1 & 2

Top Brand Award Fase 1 melibatkan 8.500 responden yang terdiri dari 6.000 sampel random, 1.700 sampel booster, dan 800 sampel booster B2B. Sedangkan, Top Brand Award Fase 2, survei melibatkan 12.000 responden yang terdiri dari 8.000 sampel random, 1.800 sampel random retail, dan 2.200 sampel booster. Responden yang menjadi target survei Top Brand Award Fase 1 & 2 adalah pria dan wanita berusia 15 – 65 tahun, SES D hingga A. Sampel random retail didapat dari target SES B ke atas. Sampel booster didapat dari target SES A. Penambahan sampel bertujuan meningkatkan relevansi pada produk premium. Metode sampling yang digunakan untuk sampel random dan random retail adalah multistage area random sampling. Sedangkan sampel booster dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling.

Top Brand for Kids & Teens

Sedangkan untuk Top Brand for Kids & Teens, survei melibatkan 2.500 responden yang berasal dari 1.500 responden ibu & anak, serta 1.000 responden usia remaja. Responden yang menjadi target survei Top Brand for Kids & Teens adalah anak-anak baik laki-laki maupun perempuan berusia 8 – 12 tahun (500 responden),, kalangan wanita berusia 25 – 50 tahun yang memiliki anak di usia 0 – 12 tahun (1.000 responden), dan remaja laki-laki & perempuan berusia 13 – 17 tahun.

Pengukuran Top Brand

Proses wawancara dilakukan secara tatap muka dan menggunakan kuesioner terstruktur yang didesain khusus untuk dapat mengukur ketiga parameter Top Brand, yaitu Top of Mind, Last Usage & Future Intentions.

Kriteria Top Brand

Sebagai penghargaan bergengsi, Top Brand Award diberikan kepada merek-merek yang mendapatkan predikat “TOP” pada tiga kriteria, yaitu:

Mind Share

Kekuatan merek dalam memposisikan diri dalam benak pelanggan untuk kategori yang ditentukan.

Market Share

Kekuatan merek dalam pasar dan berkaitan erat dengan perilaku pembelian pelanggan.

Commitment Share

Kekuatan merek dalam mendorong pelanggan untuk membeli kembali di masa mendatang.

Berikut beberapa hal yang menjadikan penghargaan Top Brand terhadap perusahaan dan pemilik merek:

  1. Hasil survei. Surveinya dilakukan oleh Frontier Research, sebuah perusahaan riset ternama di Indonesia dengan pengalaman selama lebih dari 25 tahun.
  2. Melibatkan pelanggan. Top Brand Award adalah penghargaan yang didasarkan pada survei yang melibatkan pelanggan secara langsung. Setiap tahun, survei dilakukan di 15 kota besar di Indonesia dan melibatkan lebih dari 15.000 responden yang merupakan pelanggan. Dapat disimpulkan, bahwa simbol kepercayaan pelanggan kepada sebuah merek di Indonesia.
  3. Parameter penjurian. Para responden yang mengikuti surveinya akan mengisi kuesioner yang didesain khusus untuk dapat mengukur tiga parameter Top Brand, yaitu Top of Mind, Last Usage & Future Intentions yang berhubungan dengan posisi merek di benak responden, penggunaan terakhir merek dan keinginan untuk membeli kembali di masa mendatang.
kriteria top brand

Foto dari Top Brand Award

  • Top of Mind: Keasadaran akan merek (merek pertama yang disebutkan oleh responden saat kategori produk diutarakan).
  • Last Usage: Penggunaan terakhir (merek terakhir yang digunakan/dikonsumsi oleh responden dalam satu siklus pembelian ulang).
  • Future Intention: Niat membeli Kembali (keinginan responden untuk menggunakan/mengonsumsi kembali di masa mendatang).

Hak Menggunakan Logo Top Brand

Merek pemenang Top Brand dapat menggunakan logo ini pada kemasan ataupun media promosi lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Logo ini adalah simbol kepercayaan pelanggan terhadap merek. Survei menunjukkan bahwa 4 dari 5 pelanggan lebih mempercayai produk yang memiliki logo ini di kemasannya. Selain itu, logo ini adalah logo yang mendapat paling banyak exposure di berbagai media. Namun, untuk menggunakan logo ini, Anda perlu mengetahui lebih lanjut tentang lisensi atau hak penggunaan logo ini. Berikut merupakan dua syarat penggunaan logo Top Brand:

  1. Logo ini hanya berhak digunakan oleh Top Brand Achiever atau merek pemenang. Namun, tidak semua Top Brand Achiever juga dapat menggunakannya secara bebas tanpa memiliki lisensi khusus untuk penggunaan logo ini.
  2. Lisensi penggunaan logo Top Brand hanya dapat diperoleh sebuah merek apabila mereka mendaftarkan merek mereka ke pihak Marketing selaku pemegang lisensi. Adapun salah satu ketentuan lisensi penggunaan logo ini yang perlu diketahui adalah masa berlakunya. Saat sebuah merek memiliki lisensi menggunakan logo ini, mereka dapat menggunakan logo tersebut selama satu tahun ke depan hingga perhelatan Top Brand Award di tahun berikutnya. Jika merek tersebut kemudian dapat mempertahankan predikatnya di tahun berikutnya, mereka dapat memperbaharui lisensi penggunaan logo ini untuk periode berikutnya. Namun, jika merek tersebut tidak mendapatkan Top Brand, maka lisensi tentu tidak dapat diperbaharui lagi.

Kesimpulan Penggunaan Logo Top Brand:

  1. Logo Top Brand tidak dapat digunakan secara bebas
  2. Penggunaan logo hanya dapat dilakukan oleh merek pemenang yang berlisensi

Lisensi hanya dapat digunakan selama satu tahun ke depan.

Beberapa Merek dengan Tingkat Produktivitas dan Memiliki Lisensi

Nu Green Tea (kategori: makanan dan minuman)

nu green tea top brand

Foto dari PT ABC President Indonesia

Produk ini adalah pioneer  teh hijau dalam kemasan yang lahir sejak tahun 2005. Awal kemunculannya, pemain teh dalam kemasan siap minum di pasar hanya ada sekitar 2 atau 3 pemain. Beberapa hal yang membuat Nu Green Tea mendapatkan Top Brand, yakni:

  • Memiliki target yakni anak-anak muda berusia 16 sampai 25 tahun yang mengikuti perkembangan gaya hidup.
  • Aktif menjadi partner in life bagi anak-anak muda, seperti menjadi sponsor acara musik, bazar kuliner, hingga olahraga.
  • Efektivitas pemilihan media dalam mempromosikan mereknya.
  • Tingkat efektivitas pemilihan brand ambassador.

Tahapan BCA (kategori: perbankan dan keuangan)

tahapan bca top brand

Foto dari BCA

Merek ini menjadi yang terbaik pada kategori produk tabungan tahun 2019, dan berikut beberapa hal yang dapat dipelajari dari kesuksesannya dalam pemasaran:

  • Inovatif dalam implementasi teknologi, seperti cash-less.
  • Aktif dalam bekerja sama dengan perusahaan lain, seperti PT. Pos Indonesia, mendukung industri pupuk Indonesia, perusahaan pakaian berkelas, dan lain sebagainya.

Daihatsu Ayla (kategori: otomotif)

daihatsu ayla

Foto dari Daihatsu Indonesia

Persaingan yang terjadi di dalam industri otomotif terbilang sangat kompetitif. Memiliki pasar tersegmentasi dan tingkat repetisi pembelian yang rendah adalah tantangan yang perlu dihadapi bagi setiap merek produk. Salah satu merek produk Daihatsu Ayla, menjadi yang tersukses dalam kategori ini, berikut merupakan beberapa poin yang dapat diambil dari Daihatsu Ayla:

  • Penentuan harga yang tepat dan terjangkau oleh target pasar mereka yakni anak muda dan keluarga muda.
  • Merek produk memiliki sales point yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Simpulan

Perilaku pelanggan yang dinamis dan cepatnya perkembangan teknologi, termasuk di dalamnya media digital, mendorong setiap perusahaan untuk menjalankan berbagai strategi dalam membangun citra merek yang baik, dikenal, dipilih, dan dipercaya. Menjalankan evaluasi, mengukur performa adalah hal yang harus terus dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh merek atau produk dari suatu perusahaan berjalan. Parameter kesuksesan dapat ditinjau dari pencapaian merek atau produk, dari mempengaruhi keputusan pembeli untuk membeli produk, keinginan pembeli untuk membeli produk yang sama secara berulang dan dalam waktu yang cepat, keinginan pembeli untuk membeli produk di masa mendatang, kenaikkan angka penjualan produk, hingga terkualifikasi dalam ajang penghargaan seperti Top Brand.

Konsisten dan koheren merupakan dua hal penting bagi setiap brand, sehingga mereka mampu dikenal dan dipercaya. Di sini Metamorphosys hadir dan dipercayai oleh brand selama lebih dari 11 tahun, untuk menjawab kebutuhan pada bidang creative & digital agency, seperti graphic, logo brand, website, hingga social media. Hubungi kami untuk membantu meningkatkan merek bisnis Anda.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − twelve =