Metamorphosys

Apa itu Community Marketing?


Dikutip dari situs marketing-schools, tim community marketing berfokus pada memberikan strategi pemasaran dimana berfungsi untuk mempertahankan hubungan sehat dengan komunitas customer sebuah perusahaan.

Mudah nya, ini merupakan sebuah strategi marketing yang bertugas untuk memelihara kelangsungan hidup penjualan perusahaan melalui konsumen yang berkomunitas dan memiliki keterkaitan langsung dengan produk atau jasa tersebut. 

Ini merupakan sebuah taktik yang melibatkan sebuah bisnis untuk berinteraksi secara langsung dengan komunitas yang berisikan individu atau yang memiliki minat yang sama. 

Keuntungan yang didapat dari strategi ini beragam banyak. Seperti bisa menyebarkan pesan perusahaan dengan lebih efektif, hingga mempercepat penyampaian pesan kepada target pasar sebuah bisnis.

Baca Juga : 5 Keuntungan Jasa Digital Marketing Agency

 

Jenis Community Marketing

Terdapat dua jenis community marketing yang bisa kamu terapkan: 

 

1. Komunitas Marketing yang Organik atau Earned Marketing

Ini merupakan sebuah komunitas yang terbentuk secara sendiri tanpa ada bantuan dari brand atau perusahaan. Komunitas ini akan bekerja untuk menghubungkan serta menguatkan relasi para anggota komunitas, dan menciptakan kesetiaan pelanggan.

 

2. Perusahaan akan terlibat langsung dengan komunitas dan bertindak sebagai Sponsor.

Kedua, Perusahaan bisa bertindak secara langsung dengan komunitas dengan mendukung sebagai sponsor dari komunitas tersebut. Seperti dengan memberikan waktu atau uang kepada komunitas tersebut. 

 

Peran Community Marketing 

Community Marketing merupakan sebuah strategi untuk mengajak para pelanggan untul bisa terlibat secara langsung dengan suatu brand atau bisnis. Dengan metode ini, membantu para marketers untuk bisa mengembangkan bisnis mereka.

Tentu saja banyak hal yang membuat community marketing penting untuk dijalankan. Diantaranya sebagai berikut:

 

1. Mudah Mendapatkan Kepercayaan dari para Pelanggan

Dikutip dari situs glints.com bahwa pelanggan tidak hanya ingin menggunakan produk yang telah ditawarkan tapi juga ingin didengar oleh penyedia dari produk atau jasa tersebut. 

Bila perusahaan interaktif dan mengulas berbagai feedback dari para pelanggannya, maka tingkat kesetiaan dari para customer pun meningkat. Hal ini dipengaruhi dari tingkat komunikasi yang cukup intenst dari brand kepada customer.

 

2. Memperkuat Nilai Brand dari Produk

Kedua, kita bisa memperkuat nilai brand dari suatu produk. Kuesioner yang dilakukan oleh brand kepada customer bisa menjadi strategi untuk mengetahui apakah value brand sudah ditangkap oleh pelanggan atau belum.

Dari feedback tersebut, kita mendapatkan gambaran untuk membuat strategi baru selanjutnya. 

 

3. Mengetahui Kebutuhan Masyarakat

Ketiga, selain dari memperkuat nilai produk, kita juga bisa mengetahui kebutuhan dari masyarakat. Perkembangan tren terus berubah, hal ini menyebabkan kebutuhan pelanggan menjadi semakin bervariatif.

Inovasi dari sebuah brand tidak jarang banyak yang ditolak oleh pasar karena tidak sesuai dengan permintaan.

Untuk mengatasi hal ini, kita bisa menggunakan community marketing, dengan komunikasi yang rutin, maka brand dapat mudah mengelola keperluan customer berdasarkan feedback mereka didalam komunitas yang tersedia.

 

Hubungan Community Marketing dengan Brand


Seperti yang disebutkan di atas, membangun komunitas dalam lingkungan online pada akhirnya memungkinkan merek untuk membangun hubungan penting dengan pelanggannya, sehingga membangun hubungan jangka panjang dan kuat di antara mereka. Namun di sisi lain, percakapan online terkadang membawa pelanggan pada risiko kehilangan kepribadian merek mereka.

Oleh karena itu, brand harus meningkatkan upayanya dengan memberikan interaksi personal dengan masyarakat. Hal ini membuat brand juga perlu mengonversi percakapan email atau komentar menjadi interaksi offline. Sejatinya, sinergi antara komunitas online dan offline sangat penting bagi brand untuk terus menjaga hubungan baik dengan pelanggan sehingga bisa semakin loyal terhadap brand tersebut.

Misalnya, Community Marketing memiliki tujuan pemasaran lain, yaitu memperoleh pelanggan baru, pelanggan potensial baru, atau meningkatkan penjualan. Namun pada kenyataannya, fokus utama dari penerapan strategi ini adalah mendengarkan kebutuhan dan kebutuhan pelanggan.

Community Marketing semacam ini adalah cara ampuh untuk mendorong hubungan dua arah antara bisnis kita dan audiens kita sehingga merek dapat memperoleh informasi penting tentang preferensi pelanggan dan perilaku pembeli. Pemasaran komunitas juga akan membuat pelanggan merasa dihargai dan dihargai oleh merek.

Pada akhirnya, komunitas ini dapat menjadi penyokong merek terbesar, dan merek-merek ini akan sangat membantu dalam memasarkan produk melalui review dan rekomendasinya, yang dapat membentuk reputasi yang kuat di masyarakat.

 

MEMBANGUN COMMUNITY MARKETING

Membangun pemasaran melalui komunitas memang bukan sesuatu yang mudah. Namun, berbekal strategi di bawah ini, kamu harus yakin dapat menjalankan community marketing dengan lebih baik.

 

1. Berpartisipasi Dengan Aktif

Biasanya orang tertarik bergabung dengan komunitas online karena mereka saling menyukai suatu produk atau layanan yang sama. Mereka berada di sana karena ingin terhubung dengan orang lain untuk saling berbagi informasi dan mempelajari topik apa saja yang sedang diminati. Tidak ada orang yang bergabung dengan komunitas karena ingin mendapatkan iklan atau penjualan langsung dari perusahaan.

Dengan mengingat hal ini, perusahaan semestinya dapat menggunakan komunitas sebagai ruang untuk berpartisipasi dalam sebuah diskusi dan mengenal orang-orang yang berada di sana. Hal ini akan membuat perbedaan besar pada komunitas online yang kamu buat.

 

2. Mudah Diakses

Berpartisipasi dalam komunitas online dan muncul secara konsisten di platform tersebut akan membantu membangun kepercayaan perusahaan. Fokuslah pada pelanggan serta kebutuhan mereka dengan berkomunikasi secara otentik. Tunjukkan bahwa kamu adalah manusia dan bukan hanya robot pemasaran dengan membantu mereka menemukan solusi yang tepat.

 

3. Tetap Konsisten

Jangan mudah putus asa jika belum ada yang bergabung dalam komunitas yang kamu buat. Tetap konsisten dengan pendekatan yang dilakukan dan konten yang dipublikasikan. Dengan begitu, jaringan komunitas akan tumbuh secara alami dan terbangun kepercayaan dengan pelanggan.

Tidak hanya itu, kamu juga akan semakin memahami target audiensmu. Mendapatkan feedback yang konsisten dari pelanggan maupun calon pelanggan merupakan hal yang berharga, jadi yang harus kamu lakukan adalah dengarkan, libatkan, dan beradaptasi dengan mereka.

Contoh Brand yang Menerapkan Community Marketing

1.Lego

Lego Ideas merupakan website yang memungkinkan anggota komunitas mengunggah kreasi Lego mereka dan membagikannya kepada dunia. Pengguna lain dapat mengomentari kreasi tersebut serta membagikan dan mendukungnya. Bagian favoritnya ketika kreasi tersebut mendapatkan cukup banyak pendukung, perusahaan akan memproduksinya dan memasarkannya di toko-toko. Dengan tergabung dalam komunitas tersebut, para anggota tidak hanya dapat memberikan masukan tentang produk perusahaan tetapi mereka juga dapat mendesain produknya sendiri.

 

2. Starbucks

Sebagai sebuah perusahaan, Starbucks selalu menaruh nilai pada penyempurnaan produk serta prosedur dengan mengikuti feedback dari pelanggan. Pada tahun 2008, pendiri Starbucks, Howard Schultz, meluncurkan platform inovasi terbuka melalui My Starbucks Idea. Perusahaan ini menjadikan komunitas tersebut sebagai media konsumen sehingga setiap orang bisa menyampaikan ide kreatif mereka untuk kemajuan perusahaan. 

 

3. Sephora

Sephora merupakan salah satu brand yang cukup berpengaruh dalam bidang perawatan tubuh dan kecantikan. Kemajuan perusahaan ini juga dipengaruhi oleh community marketing melalui Beauty Insider Community yang dibangun dan dikelola oleh perusahaan. Dalam platform ini, para anggota diberikan kebebasan berpendapat, saling bertukar tips seputar kecantikan, hingga membagikan ide-ide baru yang out of the box. 

 

Apabila kamu merasa kesulitan dalam membuat strategi community marketing kami Metamorphosys siap membantu kamu. Kami adalah Creative & Digital Marketing Agency yang berlokasi di Gading Serpong, Tangerang. Kami memiliki tim profesional yang berpengalaman selama bertahun-tahun dalam membantu klien kami mencapai tujuan bisnisnya mulai dari mendesain logo dan branding, manajemen media sosial, periklanan,  membuat website, jasa fotografi videografi, dan sebagainya.

Jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan tim kami dengan klik button ‘Start Project’ di website Metamorphosys  dan mari kita berkolaborasi membangun bisnis kamu!

 


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six − five =