Metamorphosys

Dunia digital marketing pastinya akan semakin kompleks, mengabaikan Strategi-Strategi sederhana yang mungkin terasa kurang berdampak di awal dapat berdampak besar nantinya pada kesuksesan bisnis kamu. Yuk kenali Strategi Digital Marketing agar kamu punya fondasi Digital Marketing yang kokoh

Baca Juga: Menulis Artikel yang SEO Friendly

Sering Terlewat, 5 Strategi Sederhana Digital Marketing 

Dalam era digital yang perubahannya begitu dinamis, strategi pemasaran yang efektif juga efisien menjadi semakin penting. Namun, dengan banyaknya hal baru dalam dunia digital yang harus diikuti dan juga masalah marketing yang harus diselesaikan membuat Strategi-Strategi sederhana dalam pelaksanaan digital marketing bisa terlewatkan begitu saja. Dalam artikel ini, kita akan membahas lima hal krusial yang sering terlupakan dalam dunia digital marketing, yang pastinya dapat membawa dampak besar pada kesuksesan bisnis kamu.

Sebelum masuk lebih dalam, harus kamu ketahui bahwa dalam menjalankan Digital Marketing, kamu harus paham dengan betul 3 poin yang menjadi pilar dari keseluruhan perjalanan Digital Marketing kamu ke depannya,

  1. Masalah

    Pasti membingungkan, karena banyak artikel yang langsung membahas tentang Produk, Target Market, dan lain sebagainya, namun tanpa adanya masalah, semua poin itu akan hanya menjadi produk bukan kebutuhan, hanya akan menjadi Target Market bukan Konsumen.

  2. Goals

    Goals disini bisa didefinisikan sebagai masalah yang sudah kamu targetkan untuk diselesaikan bisa dari kedua sisi, Pastikan sesuai dengan nilai yang kamu pegang dan juga percayai, agar bisa selalu konsisten dalam menjalankannya.

  3. Komunikasi

    Dalam Marketing sendiri, baik digital maupun konvensional kita ketahui bersama bahwa tujuan utama kita adalah mendapatkan konsumen yang terus setia dengan brand kita. Jika kita tarik ke belakang, untuk konsumen kita bisa setia pastinya harus dimulai dengan membangun hubungan yang baik dengan audience kita, untuk mempunyai hubungan baik dengan audience sudah sepantasnya komunikasi yang kita sampaikan dapat diterima dan dimengerti dengan baik.

 

Jika kamu sudah memahami ketiga poin itu dengan baik dan semuanya sudah berhubungan dengan brand kamu, selanjutnya baru kamu bisa mulai menerapkan strategi sederhana yang selalu terlupakan ini, ke dalam proses Digital Marketing kamu, agak dalam prosesnya kamu mempunyai fondasi Digital Marketing yang kokoh. Yuk kita lihat bersama!

  • Identifikasi Masalah yang “Mau Dihadapi”, dan “Sedang Dihadapi”

Masalah bisa muncul dari mana saja, bagaimana kamu mengambil sudut pandang, mengidentifikasi dan juga membuka mata atas semua kemungkinanlah yang akan menentukan ketepatan diagnosa kamu terhadap masalah yang ada. Masalah ini sendiri tidak terbatas hanya pada hal buruk/negatif yang sedang terjadi dalam brand kamu, namun bisa juga dari hal positif yang sedang terjadi tetapi tidak mengetahui Strategi pemanfaatan hasil baiknya. Masalah dalam Digital Marketing bisa kita bagi menjadi dua jenis, ada jenis masalah yang “Mau Dihadapi” dan ada juga masalah yang “Sedang Dihadapi”, untuk lebih mudah mari kita mengenal mereka lebih dalam bersama!

  1. Masalah yang “Mau Dihadapi”

    Mau berarti kamu memutuskan dengan sadar bahwa kamu bersedia terhadap hal itu, sehingga untuk poin ini berarti kamu mencari Masalah yang berasal dari Audience di Pasaran. Sebagai contoh adalah seperti, kebutuhan dasar yang sedang jadi masalah baru tapi belum ada solusinya; Hal yang sudah umum digunakan, tapi belum banyak produsennya; sampai hal yang sudah lama jadi masalah, namun solusinya belum efektif memberikan dampak. Contoh masalah yang ada di lapangan seperti itu bisa kamu jadikan dasar untuk dikembangkan baik menjadi brand baru, nilai tambah, produk baru, dan lainnya. Sudah tahu ada masalah apa hari ini?

  2. Masalah yang “Sedang Dihadapi”

    Sedang berarti kamu mengidentifikasi sesuatu yang sangat dekat dengan diri kamu sebagai penghambat dan harus diselesaikan karena mengganggu jalannya kegiatanmu. Dalam poin ini berarti kamu mencari tahu apa saja masalah yang menghambat  internal brand kamu, baik berasal dari internal maupun eksternal seperti kompetitor. Kamu bisa mulai dengan mengidentifikasi kegiatan di Hulu bisnis seperti perencanaan, persiapan, dan lainnya, sampai dengan kegiatan di Hilir bisnis seperti, kegiatan distribusi, manajemen konsumen, dan lainnya. Setelah itu baru kamu bisa memulai mencari tahu dari kompetitor apa saja yang akan menghambat kegiatan Brand kamu, yang dari sana kamu bisa juga mendapatkan value baru dan mungkin bisa diterapkan pada brand kamu.

Setelah kamu menemukan semua poin masalah yang ada, kamu bisa mulai merumuskan produk, target market, dan lainnya. Sehingga semua yang kamu tawarkan nantinya akan sangat sesuai dan “related” dengan keadaan “Pasar”.

  • Pahami “Pain Points” & “Needs” dari Target Market

Target Market pastinya akan sangat dinamis, terkait dengan “behaviornya” dalam memenuhi kebutuhannya. Namun jika kamu bergantung pada “Behavior” audience, kamu akan dibuat bingung dengan apa yang harus kamu penuhi. Sehingga kamu harus lebih fokus pada “Pain Points” yang dirasakan oleh Target Market kamu.

Bisa dibilang “Paint Points” ini adalah turunan dari Masalah yang “Mau Dihadapi”, namun lebih spesifik pada perasaan negatif yang dirasakan Target Market.

Contoh:

  • kamu menemukan masalah, banyak orang yang butuh makan dan banyak orang yang menawarkan makanan, tapi terkadang jarak dan waktu menjadi penghambat pertemuan kedua pihak ini. “Pain Points” yang mungkin muncul dari Target Market dengan masalah ini adalah,

Mau makanan A tapi malas keluar, atau Mau makanan B tapi cape ngantri di lokasi, bahkan lebih spesifik lagi, mau kasih makanan untuk orang terkasih, tapi ga ada waktu beli dan antarnya.

 

Memahami “Pain Points” akan membawa kamu ke hal yang lebih detail, yaitu “Needs”. Kebutuhan bisa dikatakan sebagai sesuatu yang harus dipenuhi agar tetap bisa hidup atau melakukan kegiatan secara normal. Dalam kasus ini agar meningkatkan efektivitas dan efisiensi dari Target Market kita, maka memenuhi “Needs” yang tepat berdasarkan dari “Pain Points” yang mereka rasakan akan memaksimalkan kegiatan Digital Marketing kamu. “Needs” ini bisa saja menjadi dasar terciptanya produk atau jasa yang akan kamu tawarkan, contohnya: 

Dengan “Pain Points” tadi, kamu bisa mengetahui bahwa mereka membutuhkan layanan yang bisa mempermudah akses mereka ke makanan yang mereka butuhkan. baik untuk diri mereka, waktu mereka ataupun orang lain yang mereka kasihi.

  • Konversikan Goal Utama Bisnis kamu menjadi Metrics dan KPI

Pastinya setelah menemukan Produk/Jasa yang akan kamu tawarkan, Target Market yang kamu tuju, kamu akan mempunyai tujuan yang ingin dicapai, Goal di sini bisa dikatakan sebagai Value yang bisa kamu peroleh dari Benefit yang sudah berikan. Dalam mencapai Goal pastinya kita butuh poin penilaian yang lebih spesifik yang bisa mendukung tercapainya Goal, di sini lah peran Metrics dan KPI akan menjadi penting. Metrics dalam Digital Marketing secara sederhana merupakan suatu nilai konkret yang bisa dicari, dan dari penentuan Metrics ini kamu bisa membuat KPI yang memberikan nilai dan waktu yg lebih spesifik untuk bisa dicapai dan diawasi.

  • Pahami tipe konten yang akan digunakan

Konten adalah media komunikasi kamu yang menentukan keberlangsungan hubungan kamu ke depannya dengan Target Market. Dalam Digital Marketing, konten sendiri bisa berbentuk Gambar Static, Video, Suara, maupun Tulisan. Masing-masing dari bentuk itu akan memberikan impresi yang berbeda pada brand kamu. Untuk tipe konten dalam digital marketing sendiri bisa dibagi menjadi Organic Content, Paid Content, dan Earn Content. Penjelasan masing-masing konten bisa dijabarkan sebagai,

  • Organic Content, adalah blog post, artikel, dan posting media sosial yang dibuat sendiri dan dibagikan kepada Target Market kamu secara cuma-cuma, dan laju penyebarannya juga secara alami tanpa bantuan sistem, namun memang mengikuti ritme algoritma yang berjalan.
  • Paid Content, adalah konten yang dalam proses menyebarkannya ke Target Market melibatkan sejumlah uang (Iklan) untuk mendorong jangkauan yang lebih luas.
  • Earn Content, adalah konten yang kita peroleh dari Audience yang sudah menggunakan jasa atau produk kita, baik dalam bentuk review, story, ataupun lainnya. Konten tipe ini biasanya berputar di pengalaman yang dirasakan.

  • Membangun Brand Persona yang “Unique”

Ini menjadi salah satu poin yang paling jarang dibahas. Brand persona adalah karakter yang ingin dimunculkan atau dihidupkan melalui merek kamu dan diproyeksikan kepada Konsumen dan Target Market kamu. Ini tidak terbatas pada penampilan visual, tetapi juga tentang suara dan nilai yang ingin disampaikan. Elemen ini sangat sering terlewatkan, tetapi sangatlah penting. Semua hal yang berjalan di Digital Marketing terhubung lewat komunikasi dan persona yang baik membantu kamu menjalin hubungan yang lebih dalam dengan konsumen dan target market kamu, karena mereka akan merasa terhubung dengan kepribadian dan nilai brand yang kamu perlihatkan.

 

Dunia digital marketing pastinya akan semakin kompleks, mengabaikan Strategi-Strategi sederhana yang mungkin terasa kurang berdampak di awal dapat berdampak besar pada kesuksesan bisnis kamu. Identifikasi masalah brand, pemahaman mendalam tentang target market, konversi goal bisnis menjadi metrik yang terukur, pemilihan tipe konten yang sesuai, dan membangun brand persona yang unique secara kuat dan kokoh, semuanya pasti akan berkontribusi pada fondasi pemasaran yang solid. Jangan biarkan Strategi-Strategi sederhana ini terlewatkan dan mengurangi kelancaran proses kamu. Walaupun sederhana, tapi bisa menjadi kunci kesuksesan kamu dalam dunia digital yang penuh potensi. Mulailah menerapkan Strategi-Strategi ini hari ini dan saksikan bagaimana mereka mengubah permainan dalam strategi pemasaran kamu.

 

Setelah kamu memahami secara sempurna semua Strategi sederhana tersebut namun kesulitan dalam praktek teknis Digital Marketing, Metamorphosys menyediakan jasa Digital Marketing yang pastinya sudah dipercayai oleh brand selama lebih dari 11 tahun. Tidak hanya terbatas di Digital Marketing tapi menyeluruh pada bidang creative & digital agency, seperti graphic, logo brand, website, hingga social media. Hubungi kami untuk membantu kamu semakin maju dan berkembang di dunia digital ini.

Penulis: Kevin Andelio

Categories: Blog

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + six =