Metamorphosys

Perkembangan teknologi telah mengakar di banyak sektor, salah satunya sektor farmasi. Perubahan di bidang kesehatan dan farmasi ini paling terasa sejak melandanya Covid-19 di seluruh dunia termasuk Indonesia. Layanan digital menjadi penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan berbagai pihak, khususnya selama mejalani isolasi mandiri. Dengan banyaknya masyarakat yang isolasi mandiri kala pandemi melanda, peran telemedicine menjadi andalan untuk mencari informasi, konsultasi dengan dokter, dan membeli obat-obatan yang dibutuhkan. Namun, untuk memaksimalkan penggunaan telemedicine ini, pelaku usaha harus mampu membawa transformasi digital yang dapat dirasakan oleh masyarakat secara seamless.

Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra mengatakan, industri farmasi menghadapi tantangan berupa resiliensi sistem yang diuji melalui kemampuan masyarakat dalam mengakses layanan. Meski demikian, Indonesia sudah memiliki regulasi digital kesehatan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2014, Peraturan Menteri Kesehatan nomor 2052/Menkes/Per/X/2011, Peraturan Menteri Kesehatan nomor 20 tahun 2019, Keputusan Menteri Kesehata Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/650/2017, Surat Edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.02/MENKES/303/2020 dan Nomor HK.01.07/MENKES/4829/2021. Dilihat dari urutan waktunya, proses digitalisasi di industri kesehatan mulai ditegaskan sejak tahun 2017 saat uji coba telemedicine dilakukan dalam rangka konsultasi, diagnosa, dan tindakan medis yang dilakukan dari jarak jauh berbasis tele-radiologi, tele-ultrasonografi, dan tele-elektrokardiologi. Di tahun 2019, pelayanan telemedicine antar-fasilitas pelayanan kesehatan untuk konsultasi mulai diselenggarakan. Di awal 2020 TIK makin dikembangkan dalam rangka pencegahan Covid-19. Di tahun 2021 ini, pelayanan telemedicine makin banyak digunakan karena berkaitan dengan track and trace system di bidang kesehatan dan farmasi.

Perkembangan farmasi digital ditandai dengan tiga hal, yakni perubahan strategi ke arah digital dimana platform jual-beli online telah banyak digunakan untuk membeli produk farmasi, perubahan perilaku konsumen yang membeli berbagai produk melalui omnichannel, dan komunikasi marketing kini langsung dilakukan oleh brand sendiri. Artikel ini akan berfokus pada strategi komunikasi dan promosi melalui digital platform secara khusus, contohnya dalam bisnis Apotek.

Jika dibandingkan dengan marketing konvensional. Dengan digital marketing, Anda dapat melakukan pemasaran dengan harga yang lebih murah, menjangkau audiens yang lebih luas, hingga branding yang dapat dilakukan dengan lebih cepat. Lantas, bagaimana sih cara untuk menerapkan digital marketing pada usaha Apotek Anda? Apa saja yang perlu Anda persiapkan untuk memasarkan usaha Apotek Anda dengan digital marketing? Simak ulasannya sampai habis ya!

Baca Juga : Pakai Strategi Community Marketing Untuk Bisnis Kamu.

Terapkan Organic Marketing dengan Media Sosial


Ternyata terdapat metode digital marketing yang bisa diterapkan tanpa mengeluarkan uang secara langsung yaitu dengan organic marketing. Dilansir dari laman On Demand CMO, organic marketing merupakan strategi pemasaran yang membuat audiens datang secara alami, dan kemudian diarahkan menuju website, media sosial, dan media marketing lainnya. Organic marketing ini menjadi bagian dari salah satu aspek penyusun dari digital marketing, yaituOwned Media (berbagai properti digital yang dimiliki oleh suatu brand, seperti web, dan juga platform media sosial). Dalam melakukan organic marketing, Anda diharuskan untuk membuat banyak konten yang relevan dan juga memiliki tingkat engagement yang tinggi. Organic marketing bisa menjadi pilihan bagi Anda yang baru memulai usaha Apotek, karena ini merupakan metode yang paling hemat. Untuk melakukan organic marketing sangatlah mudah. Pertama-tama, Anda dapat membuat akun media sosial dari usaha Apotek Anda, seperti Instagram dan TikTok. Setelah itu, buatlah konten-konten menarik yang mengangkat Unique Selling Proposition, atau Nilai Jual Pembeda dari usaha Apotek Anda, baik dalam bentuk foto maupun video. Konten yang ingin Anda buat dapat mengikuti tren yang sedang viral di media sosial. Setelah Anda mengunggah konten yang sudah dibuat, algoritma dari media sosial akan bekerja untuk menyebarluaskan konten tersebut, dan usaha Apotek Anda pun akan diketahui lebih banyak orang.

Lalu, Manfaatkan Paid Media dengan Bijak.

Selain dengan media organik terdapat juga media pemasaran berbayar. Kegiatan pemasaran ini dikenal dengan istilah paid media. Secara singkat, paid media adalah suatu metode pemasaran yang dilakukan dengan media berbayar, seperti iklan media sosial, display ads pada website, kegiatan endorsement di media sosial, dan masih banyak lagi. Paid media memungkinkan Anda untuk menjaring audiens yang lebih luas dengan waktu yang lebih cepat dari yang didapatkan melalui organic marketing. Setelah itu, paid media juga bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin mempromosikan usaha Anda ke target audiens yang Anda inginkan. Untuk usaha Apotek, Anda dapat memulai untuk beriklan dengan layanan social media advertising atau iklan media sosial. Ini merupakan salah satu strategi pemasaran yang memungkinkan Anda untuk menampilkan iklan berbayar pada platform media sosial. Terdapat beberapa layanan social media advertising yang dapat Anda coba, seperti Meta Ads Manager, Youtube Ads, dan TikTok Ads Manager. Beberapa hal perlu diperhatikan ketika Anda ingin memasarkan usaha Apotek dengan iklan media sosial, seperti: penentuan audiens tujuan iklan harus sesuai dengan profil konsumen usaha Apotek Anda, konten iklan perlu dilengkapi dengan Call To Action (tulisan atau gambar yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu) yang jelas, seperti mengarah ke profil media sosial dan e-commerce dari usaha Apotek Anda, konten yang dibuat harus menarik, sehingga audiens Anda tertarik untuk mengklik tombol Call To Action pada iklan tersebut dan tentu saja mengikuti pedoman regulasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (khususnya untuk industri kesehatan dan farmasi). budget iklan harus ditentukan dengan matang. Jangan sampai keuntungan yang didapatkan tidak sebanding dengan budget iklan yang dikeluarkan.

Di sisi lain, branding juga merupakan salah satu faktor penting yang memberikan kontribusi terhadap keberhasilan sebuah perusahaan. Bukan rahasia lagi bahwa kebanyakan konsumen memiliki kecenderungan untuk memilih brand yang familiar atau diasosiasikan dengan kualitas yang baik. Dengan demikian, Branding penting dilakukan untuk semua perusahaan, termasuk juga perusahan farmasi atau klinik kesehatan, dalam hal ini usaha Apotik Anda misalnya. Untuk saat ini, zaman sudah serba digital. Maka dari itu, brand farmasi tentu harus mengikuti strategi pengelolaan yang berorientasi pada digitalisasi pula. Berikut ini strategi mengelola brand farmasi dengan media digital.

1. Identifikasi Keunggulan Brand

Langkah paling awal untuk melakukan branding adalah dengan melakukan identifikasi terhadap keunggulan dari brand obat maupun klinik. Keunggulan tersebut dapat diperoleh dengan melakukan perbandingan terhadap brand kompetitor. Keunggulan tersebut dapat berupa pengalaman perusahaan pada industri farmasi, teknologi yang digunakan, atau pelayanan yang berbeda dari kompetitor.

2. Berfokus pada Pengalaman Pasien

Seperti apapun strategi branding yang diterapkan oleh perusahaan farmasi, pada akhirnya hal tersebut dapat dievaluasi melalui pengalaman pasien. Perusahaan farmasi harus menginvestasikan waktu dan tenaga untuk menjamin bahwa konsumen mendapatkan pengalaman yang baik tentu akan berdampak positif bagi brand.

3. Aktif dalam Melibatkan Karyawan

Ketika identitas brand yang diinginkan telah terbentuk, para dokter, suster, paramedis, dan karyawan harus mampu mewujudkan identitas dari farmasi tersebut. Identitas tersebut akan terhimpun dalam praktik kerja yang dilakukan. Para karyawan harus paham betul dan mampu berinteraksi langsung maupun tidak langsung terhadap pasien atau keluarga pasien.

4. Konsisten dan Kontinuitas

Ketika brand farmasi mampu menjaga konsistensinya, maka tingkat brand awareness akan meningkat pesat dan menetap untuk waktu yang relatif lebih lama. Maka dari itu, segala kelengkapan pemasaran seperti website dan brosur harus mampu mempertahankan pesan dan memberikan gambaran yang konsisten untuk dapat menciptakan hasil yang positif. Evaluasi dilakukan secara berkala dan terus menerus, untuk memberikan gambaran baru mengenaibrand dan langkah-langkah yang akan dilakukan di masa yang akan datang.

5. Menampilkan Brand

Menampilkan brand kepada masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara baik itu melalui website, kartu bisnis, maupun media lainnya. Terlepas dari apapun strategi yang dipilih untuk menampilkan brand kepada konsumen, pastikan bahwa strategi tersebut mampu membagi pesan melalui kata-kata, sikap dan perilaku. Karena tidak peduli apapun yang ditunjukkan secara eksternal, wujud asli dari brand adalah apa yang tertanam secara internal.

6. Mengenalkan Program dan Promosi

Strategi digital merupakan strategi menampilkan brand yang paling modern saat ini. Segala hal dapat dilakukan dengan mudah untuk melakukan pemasaran, mengenalkan program, dan melakukan promosi. Langkah untuk mengenalkan program dan promosi terhadap pelanggan yang paling digemari saat ini adalah melalui media sosial sehingga brand perlu mempertimbangkan kehadiran mereka di dunia digital.

Apabila Anda merasa kesulitan dalam membuat strategi branding dan digital marketing seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Metamorphosys siap membantu Anda. Kami adalah Creative & Digital Marketing Agency yang berlokasi di Gading Serpong, Tangerang. Kami memiliki tim profesional yang berpengalaman selama bertahun-tahun dalam membantu klien kami mencapai tujuan bisnisnya mulai dari mendesain logo dan branding, manajemen media sosial, periklanan, membuat website, jasa fotografi videografi, dan sebagainya. Jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan tim kami dengan klik button ‘Start Project’ di website Metamorphosys dan mari kita berkolaborasi membangun bisnis Anda!


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − 15 =