Metamorphosys

Dalam beberapa bulan terakhir kalian pasti pernah mendengar tentang metaverse. Mungkin kalian pernah membaca bahwa metaverse akan menggantikan internet. Mungkin kita semua seharusnya tinggal di sana. Mungkin Facebook, Microsoft dan Disney mencoba mengambil alih dunia internet lewat metaverse? Tapi apa sih itu metaverse dan kenapa kedengarannya penting banget?
 
Metaverse sulit dijelaskan karena satu alasan: belum tentu ada. Gagasan itu sebagian menjadi impian untuk masa depan internet dan sebagian merupakan cara untuk merangkum beberapa tren terkini dalam dunia online, termasuk pertumbuhan teknologi 3D, virtual reality dan augmented reality. Metaverse merupakan realitas digital alternatif tempat orang bekerja, bermain dan bersosialisasi. Sederhananya, salah satu bentuk Metaverse adalah media sosial tentang virtual reality. Alih-alih mengetik dan mengetuk, Anda hanya perlu membuat gerakan tangan untuk melakukan sesuatu. Di dunia ini, pengguna hanya bisa mengatakan beberapa kata atau berpikir untuk membuat sesuatu terjadi. Dan alih-alih diarahkan ke halaman baru saat mengklik tautan, pengguna diteleportasi di sekitar Metaverse untuk membuka koneksi baru. Ini menambahkan lapisan baru ke dunia tempat kita berinteraksi dan membawa kita ke cara baru untuk berbagi pengalaman.
Jika Anda sudah lama mengikuti tentang perusahaan teknologi besar seperti Apple, Facebook, Google, dan Microsoft, Anda mungkin akan merasa bahwa kemajuan teknologi seperti kemunculan metaverse tidak dapat terhindarkan. Sulit juga untuk tidak berpikir tentang bagaimana teknologi baru ini akan membentuk masyarakat, politik, dan budaya kita, dan bagaimana kita dapat menyesuaikan diri dengan masa depan itu. Gagasan ini disebut “determinisme teknologi”, yang merupakan pengertian bahwa kemajuan teknologi membentuk hubungan sosial, hubungan kekuasaan, dan budaya kita. Untuk Facebook dan perusahaan teknologi besar lainnya, metaverse menjadi menarik karena menghadirkan peluang untuk pasar baru, jenis jaringan sosial baru, elektronik konsumen baru, menjadi paten baru bahkan peluang bisnis baru di masa depan.
Baca juga:9 Tips desain Sosial Media yang Perlu Kamu Ketahui
Apa yang bisa dilakukan di Metaverse?
Anda dapat melakukan hal-hal seperti pergi ke konser virtual, melakukan perjalanan online, melihat atau membuat karya seni dan mencoba atau membeli pakaian digital. juga bisa menjadi game-changer untuk shift kerja dari rumah di tengah pandemi COVID-19. Alih-alih melihat rekan kerja di kotak panggilan video, karyawan dapat bergabung dengan mereka di kantor virtual. Facebook telah meluncurkan meeting software untuk perusahaan, yang disebut Horizon Workrooms untuk digunakan dengan headset Oculus VR-nya.  Headset berharga US$300 atau lebih, membuat pengalaman metaverse paling mutakhir di luar jangkauan banyak orang.  Bagi mereka yang mampu membelinya, pengguna akan dapat berpindah di antara dunia virtual yang dibuat oleh perusahaan yang berbeda.  “Banyak pengalaman metaverse akan ada di sekitar kemampuan untuk berteleportasi dari satu pengalaman ke pengalaman lainnya,” kata Zuckerberg. Perusahaan teknologi masih harus mencari cara untuk menghubungkan platform online mereka satu sama lain dan inilah yang akan menjadi potensi banyaknya model bisnis baru di masa depan.
Ada beberapa perusahaan lain yang membicarakan metaverse termasuk Microsoft dan pembuat chip Nvidia. “Kami pikir akan ada banyak perusahaan yang membangun dunia dan lingkungan virtual di metaverse, dengan cara yang sama ada banyak perusahaan yang melakukan sesuatu di World Wide Web,” kata wakil presiden platform Omniverse Nvidia, Richard Kerris. Richard menambahkan, bahwa metaverse sangat penting untuk terbuka dan dapat diperluas, sehingga Anda dapat berteleportasi ke dunia yang berbeda baik itu oleh satu perusahaan atau perusahaan lain, dengan cara yang sama Anda dapat berpindah dari satu halaman web ke halaman web lain. Sebuah perusahaan video game juga turut mengambil peran utama. Epic Games, perusahaan di balik video game Fortnite yang populer, telah mengumpulkan US$1 miliar dari investor untuk membantu rencana jangka panjangnya membangun metaverse. Platform game Roblox adalah pemain besar lainnya, menguraikan visinya tentang metaverse sebagai tempat di mana orang-orang dapat berkumpul bersama dalam jutaan pengalaman 3D untuk belajar, bekerja, bermain, berkreasi, dan bersosialisasi. Rumah mode Italia Gucci juga berkolaborasi pada bulan Juni dengan Roblox untuk menjual koleksi aksesori khusus digital. Coca-Cola dan Clinique telah menjual token digital sebagai batu loncatan ke metaverse.
 
Semoga dengan pembahasan di artikel ini, bisa membantu dan menginspirasi Anda dalam bersiap untuk mengembangkan bisnis dan mulai melakukan strategi untuk beradaptasi dengan masa depan yang akan segera datang. Metamorphosys dapat membantu Anda mengoptimalkan bisnis Anda di era transformasi digital melalui media sosial yang tepat untuk brand atau perusahaan Anda di Instagram dan juga platform media sosial lain. Hubungi tim berpengalaman kami segera untuk membantu kebutuhan perusahaan Anda agar dapat beradaptasi.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − eight =